Sunday, October 14, 2007

Desain Interior Kamar Pengantin

Kamar Pengantin

Bisa Pilih Gaya Eropa atau Minimalis

* Roland Adam

Kompas/agus susanto
ZAMAN memang semakin praktis. Orang tak perlu lagi repot-repot membuat kamar pengantin di rumah, karena paket perkawinan hotel menyediakan sekaligus kamar pengantin bagi kedua mempelai. Namun, banyak pula orang yang tetap ingin membuat kamar pengantin sendiri, sebab di situ ia bisa menunjukkan seleranya pada tata ruang. Kerepotan menjadi hal yang tak penting, karena biasanya kerabat si mempelai pun bakal bertandang sampai ke kamar pengantin. Oleh karena itulah, kamar pengantin harus ditata, sebab yang masuk ke ruang ini tak cuma si mempelai, tetapi ruang ini pun menjadi "etalase" yang tak kalah pentingnya dengan ruang besar untuk menerima tamu.

Penataan kamar pengantin bisa menghabiskan pula banyak dana. Lalu, bagaimana menyiasati agar perabotan yang digunakan di kamar pengantin tak mubazir? Apalagi, ada tradisi yang sulit diubah, kamar pengantin dibuat dan berada di rumah orangtua mempelai perempuan.

Bagaimana sebaiknya memilih perabotan kamar pengantin, yang bisa dibawa dan dipakai di rumah baru sang pengantin? Dua hal penting yang perlu diperhatikan adalah gaya furnitur yang hendak digunakan, dan memilih dekorasi sesuai gaya mebel tersebut.

Gaya furnitur yang paling banyak dipakai selama ini adalah gaya eropa, gaya etnis, dan gaya sederhana (simple). Mereka yang menyukai mebel gaya eropa akan memilih furnitur klasik dengan beragam motif ukiran dan finishing berbeda. Meski begitu, furnitur ini diharapkan bisa memberi kesan mewah dan anggun. Untuk melengkapi furniturnya, banyak aksesori digunakan, mulai dari lilin-lilin, bingkai foto, vas bunga, lampu meja, sampai deretan buku.

Sementara gaya etnis yang juga menggunakan furnitur kayu berat dengan banyak ukiran, akan menampilkan lebih banyak kesan Timur-nya. Aksesori yang digunakan bisa tak perlu sebanyak furnitur gaya eropa. Di sini Anda bisa memilih aksesori seperti bokor kuningan, sampai patung loroblonyo. Sebagai penutup tempat tidur, Anda bisa memilih batik atau kain tenun.

Meski menyadari bahwa kamar pengantin harus menarik juga bagi para tamu, namun banyak pasangan muda yang tak ragu memilih furnitur bergaya sederhana. Pemilihan furnitur yang tak banyak hiasan, dan lebih diperhatikan sisi fungsionalnya menjadi salah satu cirinya.

Bila pada gaya eropa, orang biasanya memerlukan banyak kain pula untuk melengkapi aksesori kamar pengantinnya, mulai dari gorden sampai bantal-bantal hiasan tempat tidur, gaya sederhana tak memerlukan banyak aksesori. Pada furnitur gaya sederhana, biasanya penataan lebih dititikberatkan pada dekorasi bunga.

***

APA pun gaya furnitur yang Anda pilih, namun dekorasi bunga sebaiknya mendapat perhatian, sebab bunga bisa menjadikan kamar pengantin berkesan berbeda dari kamar biasa. Rangkaian bunga menjadi pilihan yang paling fleksibel untuk kamar pengantin yang sifatnya juga hanya sementara.

Bunga yang digunakan harus disesuaikan pula dengan gaya furniturnya. Dekorasi bunga untuk furnitur gaya eropa banyak menggunakan bunga warna putih. Warna ini berkesan anggun dan suci. Rangkaian bunga bisa diletakkan di meja samping tempat tidur, meja hias, di kepala tempat tidur, dan pada keempat tiang tempat tidur.

Misalnya Anda memilih furnitur gaya etnik sebaiknya menggunakan bunga-bunga lokal, mulai dari mawar, sedap malam, sampai pisang-pisangan. Bunga melati juga menjadi salah satu pilihan pada furnitur bergaya etnik, karena wanginya bisa bertahan lama. Rangkaian bunga untuk kamar pengantin bergaya etnik didominasi warna-warna "berani" seperti merah dan kuning.

Kalau Anda memilih gaya sederhana, rangkaian bunganya pun dibuat sesederhana mungkin. Oleh karena rangkaiannya sederhana, biasanya aksen muncul karena bunga yang digunakan berkualitas bagus. Gaya sederhana tak memerlukan banyak bunga, namun jenis dan kualitas bunga yang dipakai benar-benar harus diperhatikan. Wadah atau vas bunga bisa menjadi perhatian utama pada penataan kamar pengantin bergaya sederhana.

***

SETELAH Anda memutuskan gaya furnitur apa yang Anda pilih, Anda bisa mulai berbelanja perabot kamar tidur yang bakal dipergunakan dalam jangka waktu lama. Di sini ada pasti memerlukan tempat tidur berukuran 180 x 200 cm. Namun, sebaiknya Anda pun mengingat besarnya ruang kamar tidur Anda. Kalau memang tak terlalu luas, ada baiknya Anda memilih tempat tidur berdua yang berukuran lebih kecil, 160 x 200 cm.

Kalau Anda memilih gaya eropa, berarti Anda bisa mengambil tempat tidur dengan hiasan empat tiang di tiap sudutnya. Di sini Anda memerlukan kelambu untuk penataan kamar pengantinnya, supaya kesan romantik bisa muncul. Untuk gaya etnik, ukiran yang rumit dan profil kayu jati yang kuat, sudah memberi kesan megah tersendiri.

Untuk mereka yang memilih gaya sederhana, pilihan sangat beragam. Tempat tidur bergaya sederhana tersedia mulai dari yang berbahan baku kayu, besi, sampai stainless steel pun bisa diperoleh.

Sebagai padanan tempat tidur, Anda memerlukan dua meja samping tempat tidur. Meja samping ini modelnya harus sesuai dengan model tempat tidur yang Anda pilih. Ukuran meja samping tempat tidur sekitar
40x60 cm, dengan ketinggian sama dengan tinggi kasur tempat tidurnya.

Untuk penataan kamar pengantin, meja samping bisa Anda manfaatkan guna meletakkan foto, lilin wangi, vas bunga, atau pernak-pernik lainnya. Setelah "masa" kamar pengantin lewat, meja samping bisa tetap Anda gunakan untuk meletakkan lampu baca, gelas, maupun buku dan majalah.

Meja rias sebenarnya tak lagi menjadi perabot yang mesti ada di dalam kamar tidur. Kalau ruangan cukup luas, Anda bisa meletakkan meja rias di kamar tidur sebagai pelengkap untuk memberi kesan komplet.

Selain meja rias, untuk masa kini, lemari pakaian di dalam kamar tidur pun tak lagi menjadi keharusan. Desain rumah baru biasanya menyediakan ruang kecil (walk-in closet) untuk menyimpan pakaian, sepatu, tas, dan perlengkapan lainnya. Kalau rumah Anda nantinya merupakan bangunan lama, sebuah kamar kosong bisa dimanfaatkan untuk tempat menyimpan pakaian.

Untuk mereka yang punya kamar pengantin cukup luas, bisa melengkapinya dengan meletakkan sofa dua dudukan (love seat). Sofa semacam ini cocok digunakan untuk kamar pengantin bergaya eropa dan gaya sederhana. Sedang kamar bergaya etnis bisa memakai risban, yaitu kursi dua dudukan yang terbuat dari kayu jati.

Tirai juga menjadi salah satu elemen penting untuk kamar pengantin. Selain untuk menciptakan suasana pribadi, tirai juga akan menguatkan kesan yang ingin ditimbulkan dari kamar itu. Kamar pengantin gaya eropa menggunakan tirai jendela dengan banyak draperi dan tassel. Warna tirai sebaiknya menyesuaikan dengan pilihan warna untuk penutup tempat tidur dan kelambu.

Untuk kamar pengantin gaya etnis, pilihan tirai bambu bisa menonjolkan kesan Timur. Sedang untuk gaya sederhana, tirai yang bisa dipilih adalah wooden blind, agar memberi kesan sederhana dan modern.

Jangan lupa meletakkan karpet di kamar tidur pengantin. Karpet persia cocok untuk kamar pengantin bergaya eropa, karpet wol polos untuk gaya sederhana, dan lampit bisa digunakan untuk kamar pengantin etnik. Penggunaan karpet nyaris mutlak, karena karpet memberi suasana hangat pada kamar itu.

Desain Interior Kamar Pengantin 021-73888872

No comments: